Point of View

Akhirnya ke Batu Caves Juga

Lama ga nulis karena teralihkan dengan rutinitas, kewajiban serta tanggung jawab yang tidak pernah absen setiap harinya (baca: sok sibuk :|). Saya mencoba bercerita kembali tentang pengalaman dan kegiatan yang Saya lalui, dimulai dengan jalan-jalaaaan.

Sebelumnya, say thank you to my friend yang udah mau meluangkan waktunya untuk jauh-jauh datang. Anyway, Batu Caves adalah salah satu objek wisata di Malaysia yaitu sebuah bukit kapur yang memiliki gua dan terdapat kuil di dalamnya. Biasanya digunakan untuk tempat berdoa bagi umat Hindu dan dijadikan pusat untuk festival Taipusam di Malaysia.

Begitu masuk ke dalam kita akan melihat para pedagang berjualan gelang-gelang yang biasa dipakai menari oleh orang-orang India (yang kayak di film-film itu lho), kain Sari, souvenir-souvenir, dll. Di bagian dalam dari batu caves ini terdapat patung besar Dewa Murugan (CMIIW), kalau kata brosur tingginya 42 M.

Untuk masuk ke dalam lingkungan Batu Caves ini, tidak dipungut biaya. Jadi begitu turun dari KTM (train) di stasiun Batu Caves, langsung berada di dalam kawasan kuil tersebut. Better untuk pergi ke Batu Caves adalah pagi hari sekitar pukul 8.00-10.00 an karena di atas jam itu Batu Caves akan sangat paaanasss sekali, dan thanks God Saya datang ke sana jam 2 siang. hahahaa..

Over all selama berada di sana rasanya panas (yaiyalah, jam 2 siang). Saran Saya untuk bawa kacamata hitam biar ga panas, plus bisa gaya kalau mau poto-poto :p. Walaupun panas naik tangga tinggi untuk masuk ke dalamnya, begitu di dalam Caves udaranya sejuk. Banyak monyet-monyet liar juga ada di dalam kuil. Kemudian, ada ‘Dark Caves Conservation Site’ , tapi sayang nggak masuk ke dalam karena gelap (males banget ga si alasannya, haha).

Jadi, beginilah hasil jepretan seadanya :

BatuCaves-7 BatuCaves-6    BatuCaves-2 BatuCaves-4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *