All posts in ABD

Happy Birthday Anak Ku

Ini akan menjadi tulisan yang panjang …

Okay.. Let’s start..

Agustus 2017, Kami diberi kepercayaan Allah swt. untuk mendapatkan keturunan di waktu yang tidak disangka sangka karena baru 2 bulan menikah..

April 2018, Our little angel coming..
Arfinda Lintang Serafina, begitu kami memberi nama untuknya yang berarti, Bintangnya Arief dan Dinda yang mulia. Diharapkan bisa menjadi penerang dan penyejuk bagi kami.

Hari demi hari dilewati dengan antusias, penyesuaian peran baru sebagai orang tua, mulai menjalani hari-hari menjadi ‘anak malam’ ????, begadang, kurang tidur adalah makanan sehari-hari. Setelah punya anak, tidur malam mu tak kan pernah lagi sama seperti malam-malam sebelumnya ????

Satu minggu setelah kelahiran, aku kembali lagi ke RS untuk cek OAE (Otoacoustic emission). OAE adalah skrining pendengaran untuk menilai sela rambut yang terdapat di rumah siput (koklea). Hasilnya? kanan kiri REFERS. Suster menyarankan untuk kembali minggu depan karena “oh mungkin masih ada lemak tertinggal di telinga, itu biasa kok bu”..

Okay,,, pikirku..

Minggu depannya aku kembali lagi ke RS dan hasilnya? Kanan kiri REFERS LAGI..
Lagi-lagi suster kembali menenangkan “biasa bu, kalau baru lahir memang begitu. Nanti kita cek lagi bulan depan”

Disini aku berpikir ‘ada yg ga beres’..

Konsultasi ke dokter, bolak balik rumah sakit.. Cari-cari informasi, riset, baca literatur, kemungkinan apa yang akan terjadi, kembali konsultasi dan kroscek dgn dokter.. Sempet pusing sendiri karena banyak istilah kedokteran yg tidak familiar.. Orang IT suruh baca literatur kedokteran ya mbleneg,, mumet ????????

Sedikit-sedikit mendapatkan jawaban, Aku diarahkan untuk tes BERA. Brain Evoked Response Auditory (BERA) adalah pemeriksaan untuk melihat ambang dengar anak berada dalam batas mana. Hasilnya kanan/kiri 90/100 desibel (satuan utk mengukur intensitas suara). Kalau kita aplikasikan, 900/100 desibel setara dengan suara kendaraan di jalan raya yang sibuk. Sebagai acuan, komunikasi org normal berbicara ada pada ambang 40-60 desibel.

Saat itu sedih, resah, gelisah, hancur, semua menjadi satu. Aku rasa semua ibu yang membaca ini tau bagaimana rasanya. Tapi tidak boleh berlarut -larut. Waktu terus berjalan dan harus dipikirkan solusi dan upaya-nya. Akhirnya observasi dilanjutkan 3, 6, 9 bulan belum ada perkembangan. Akhirnya dilanjutkan utk cek ASSR (Auditory Steady-State Response) untuk mengetahui di frekuensi mana Lintang bisa mendengar dan diputuskan Lintang akan menggunakan Alat Bantu Dengar.

Diproses ini aku baru tau kalau kita bicara huruf A, K, TH, CH dan huruf huruf lain itu dari frekuensi yg berbeda lho..

Aku sharing ini karena mungkin diantara teman-teman ada yg mengalami hal yg sama ataaau mungkin jauh lebih baik dari Lintang, sehingga bisa senantiasa bersyukur. Senantiasa menerima dengan apapun keadaan anak.. Aku, bukan tidak bersyukur.. aku alhamdulillah bgt diberi kepercayaan mendapatkan Lintang. Lintang, sehat walafiat, lengkap, utuh dan sempurna. Ada kekurangan kelebihan disana sini, itu wajar selayaknya manusia..

Aku belajar banyak sejak hari pertama aku menjadi seorang Ibu. Bahwa, tidak semua berjalan sesuai dengan apa yang engkau inginkan. Semakin hari semakin dilatih kesabaran untuk menghadapi mahluk kecil ini. 

Teruntuk para orang tua..
Acceptance,, itu adalah KOENTJI ????
Pada saat kita ‘nrimo’, kita akan sibuk dengan pikiran ‘bagaimana mengupayakan yang terbaik’, ‘bagaimana mencari jalan keluar’, ‘bagaimana meminimalisir tingkat keparahan’, dan solusi-solusi lainnya. Sharing, terbuka, mendapat tips n trik dengan sesama yang merasakan, itu amat sangat membantu. Dan perasaan ‘oh aku ga sendiri.. ada juga sesama ku’ itu membantu kita tetap bersyukur dan berdiri tegak. That’s why I like sharing with people.

Tapi pada saat kita denied atau nggk nrimo, kita akan sibuk dengan sejuta alasan dan sanggahan.. Dan apabila kemudian kita baru sadar di belakang, mungkin apa yang bisa dimaksimalkan di awal sudah terlambat.

Anyway…

Lintang saat ini sudah memakai alat bantu dengar. Bukan untuk seminggu, sebulan, setahun saja, tapi selamanya. Memakai alat bantu dengar bukan kemudian sudah selesai dan langsung bisa dengar. Kedepan, akan ada terapi stimulasi perkembangan, terapi wicara, mengajarkan, menguatkan dan mempersiapkan mental Lintang untuk bisa berinteraksi dan berkomunikasi di dunia nyata, di dunia yang tak lagi sunyi untuknya. Dan itu.. akan terjadi disepanjang kehidupan tumbuh kembangnya..

Doa papa mama selalu untuk mu nak, bertumbuh dan berkembanglah kamu dengan baik, jadilah manusia yang kuat dan tegar menghadapi kehidupan, semoga kamu sehat dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Aamiin…… 

Read more